Selasa, 20 Maret 2012

KESEHATAN MENTAL part 2

A.   SEHAT
Yaaaapp pada kali ini, saya akan membahas mengenai SEHAT. Apa sih sehat itu? Sehat itu tidak sakit haha iya bener sih, tapi disini saya akan menjelaskan secara singkat tapi ‘berisi’ hehe. Kalau menurut saya sih, sehat itu adalah suatu keadaan dimana seseorang tidak menderita suatu penyakit dan tidak mengalami suatu situasi yang membuat dirinya menjadi tidak bersemangat. Coba kita lihat dari Kamus Besar Bahasa Indonesia ya, sehat adalah :
 a 1 keadaan baik seluruh badan serta bagian-bagiannya (bebas dari sakit); waras; 2 mendatangkan kebaikan pada badan; 3 sembuh dari sakit;  4  baik dan keadaan normal (tt pikiran); boleh dipercaya atau masuk akal (tt pendapat, usul, alasan, dsb); berjalan dengan baik atau sebagai mana mestinya (tt keadaan keuangan, ekonomi, dsb); dijalankan dengan hati-hati dan baik-baik (tt politik dsb).
            Freund (1991) dengan mengutip the International Dictionary of Medicine and Biology, mendefinisikan kesehatan sebagai “suatu kondisi yang dalam keadaan baik dari suatu orgasnisme atau bagiannya, yang dicirikan oleh fungsi yang normal dan tidak ada penyakit”,  juga sampai pada kesimpulan bahwa kesehatan sebagai suatu keadaan tidak adanya penyakit. Sedangkan kamus lainnya mengartikan kalau kesehatan mirip dengan pengertian kesehatan yang diungkap oleh Freund, yaitu sebagai: 1. Condition of a person’s body or mind; 2. State of being well and free from illness (Hornby, 1989).
            Jadi, bisa disimpulkan kalau sehat itu adalah suatu kondisi dimana seseorang terbebas dari suatu penyakit, baik secara fisik maupun pikiran.
Naah, dilihat dari pengertian sehat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sehat itu bisa dilihat bukan cuma dilihat dari fisiknya aja, kaya misalnya seseorang kondisi badannya enggak lemah, anggota tubuhnya enggak ada yang terluka, cacat dan berfungsinya alat-alat tubuh secara penuh sehingga seseorang tersebut dapat melakukan aktifitas sehari-harinya. Tapi juga dilihat dari segi psikologis, sosial, pikiran, emosi, dan lain sebagainya. Menurut saya, dimensi-dimensi sehat itu terdiri dari Fisik, Emosi, Sosial, dan Spiritual. Saya jelasin satu-satu yaa.
1.      Dimensi Fisik
Menurut saya, seseorang bisa dinyatakan sehat atau tidaknya itu terlihat dari bagaimana kondisi fisiknya. Bisa terlihat dengan jelas jika orang tersebut sedang terluka atau salah satu anggota badannya tidak berfungsi dengan baik, maka orang tersebut bisa dikategorikan sebagai orang yang sakit. Walaupun, belum tentu orang yang sedang sakit akan menunjukan perilakunya sebagai orang sakit. Karena banyak juga orang-orang yang pandai menyembunyikan rasa sakitnya.

2.      Dimensi Emosi
Disini, seseorang bisa terlihat sehat apabila emosinya stabil. Dia tidak mempunyai gangguan-gangguan tertentu terhadap emosi dan moodnya, seperti bipolar, distimik dan lain-lain. Serta tidak ada gangguan terhadap kecemasan-kecemasan atau ketakutan-ketakutan yang dapat mempengaruhi moodnya.

3.      Dimensi Sosial
Pada dimensi ini, seseorang termasuk golongan orang yang sehat apabila dia bisa berkomunikasi dengan orang lain dengan baik. Bersikap tidak sombong, terbuka dan tidak menunjukan adanya sifat-sifat tercela yang dapat membuat orang lain merasa risih atau il-feel dengan kita. Dan yang terakhir,

4.      Dimensi Spritiual
Dimensi ini bukan hanya mengenai sisi kerohanian seseorang. Sisi tersebut juga perlu diperhatikan, kita kan menjadi orang yang sakit jika tidak bisa mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. Tapi sisi spiritual yang akan saya jelaskan adalah dalam bidang semangat. Dorongan. Kita termasuk dalam orang yang sehat jika kita mempunyai semangat dan dorongan dalam diri kita. Kita selalu mempunyai passion yang besar untuk diri kita. Tetapi jika kita kalah dan menjadi seseorang yang lemah, maka dengan sendirinya kita termasuk sebagai orang yang sakit.


B.   SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN MENTAL

Sejarah mengenai perkembangan kesehatan mental, terutama di Amerika dan Eropa.
1.      Gangguan Mental Tiak Dianggap Sebagai Sakit

§  Tahun 1600 dan sebelumnya
Dukun asli Amerika (Indian), sering juga disebut sebagai “penyembuh”, (healer, shaman) orang yang mengalami gangguan mental dengan cara memanggil kekuatan supra natural dan menjalani ritual penebusan dan penyucian.

§  Tahun 1962
Di Amerika orang yang bergangguan mental saat itu sering dianggap terkena sihir/guna-guna atau dirasuki setan. Itu semua karena mendapatkan pengaruh dari imigran Eropa yang beragama Nasrani. Ini merupakan penjelasan yang diterima secara umum sehingga masyarakat takut dan membenci mereka yang dianggap memiliki kekuatan sihir. John Locke (1960) dalam tulisannya yang berjudul An Essay Concerning Understanding, menyatakan bahwa terdapat derajat kegilaan dalam diri setiap orang yang disebabkan oleh emosi yang memaksa orang untuk memunculkan ide-ide salah dan tidak masuk akal secara terus menerus.

2.      Gangguan Mental Dianggap Sebagai Sakit

§  Tahun 1724
Takhayul yang hidup dimasyarakat berkaitan dengan sakit jiwa dipatahan dengan oleh Pendeta Cotton Mather (1663-1728) dengan memajukian penjelasan secara fisik mengenai sakit jiwa itu sendiri.

§  Tahun 1812
Benjamin Rush menjadi suatu pengacara yang menangani masalah penanganan secara manusiawi untuk penyakit mental dengan publikasinya yang berjudul Medical Iquiries and Observation Upon Diseases of the Mind. ini merupakan buku tes psikiatri peratama Amerika.

§  Tahun 1843
Kurang lebih terdapat 24 rumah sakit, tapi hanya 2.561 tempat tidur yang tersedia untuk menangani penyakit mental di Amerika Serikat.

§  Tahun 1908
Clifford Beers (1876-1943) menderita manis depresif pada tahun 1900. Dia mengalami gangguan setelah sakit dan saudara laki-lakinya meninggal. Setelah mencoba bunuh diri, dia masuk ke rumah sakit mental swasta di Connecticut. Dia menjadi subjek penanganan yang tidak manusiawi dan mengalami penyiksaan fisik dan mental dirumah sakit. Pada tahun 1908 dia menulis buku yang berjudul A Mind That Found Itself, merupakan lapran pengalamannya sendiri sebagai pasien sakit mental. Beers kemudian mendirikan Masyarakat Connecticut untuk Mental Higiene yang kemudian pada tahun berikutnya berubah menjadi Komite Nasional untuk Mental Higiene (the National Committe for Mental Higiene), yang merupakan pendahulu Asosiasi Kesehatan Mental Nasional (National Mental Health Association) sekarang ini.

§  Tahun 1909
Sigmund Freud mengunjungi Amerika dan mengajar psikoanalisa di Universitas Clark di Worcester, Massachusetts.

§  Tahun 1910
Emil Kraplin pertama kali menggambarkan penyakit Alzhaimer. Dia juga mengembangkan alat tes untuk mendeteksi danya gangguan epilepsi.

§  Tahun 1918
Asosiasi Psikoanalisa Amerika membuat aturan bahwa hanya orang yan telah lulus dri sekolah kedokteran dan menjalankan praktek psikiatri yang dapat menjadi calon pelatihan psikoanalisa.


§  Tahun 1930-an
Psikiater mulai menginjeksikan insulin yang menyebabkan shock dan koma sementara sebagai suatu treatmen untuk penderita schizofrenia.



§  Tahun 1940-an
Elektroterpi, yaitu terapi dengan cara mengaplikasikan listrik ke otak. Pertama kali digunakan di rumah sakit Amerika untuk menangani penyakit mental. Pada tahun 1940-1950 dimulainya perawatan masyarakat bagi penderita gangguan mental di Inggris.

§  Tahun 1947
Fountain House di New York City memulai rehabilitasi psikiatrik untuk orang yang mengalami sakit mental.

§  Tahun 1960-an
Media Inggris mulai mengungkpkan kesehatan mental dengan menamplkan orang-orang yang pernh mengalami sakit mental untuk menceritakan pengalaman mereka. Pada masa ini hal yang tabu berkaitan dengan gangguan mental mulai dibuka dan dibicarakan secara umum.

3.      Gangguan Mental Diangap Sebagai Bukan Sakit

§  Tahun 1961
Thomas Szasz membuat tulisan yang berjudul The Myth of Mental Illness, yang mengemukakan dasar teori yang menyatakan bahwa “sakit mental” sebenarnya tidak betul-betul “sakit”, tetapi merupakan tindakan oang yang secara mental tertekan karena harus bereaksi terhadap lingkungan.

§  Tahun 1962
Ada 422.000 orang yang tinggal dirumah sakit untuk perawatan psikiatris di Amerika Serikat.

§  Tahun 1980
Munculnya perawatan yang terencana, yaitu dengan opname dirumah sakit dalam jangka waktu yang pendek dan treatmen masyarakat menjadi standar bagi perawatan penyakit mental.


C.   Pribadi Seseorang Dapat Berkembang ....

Okee, sekarang saya mau bahas tentang perkembangan pribadi seseorang berdasarkan Sigmund Freud dan Erikson.

*   Kepribadian tersusun dari 3 sistem pokok, yakni id, ego dan superego. Meskipun masing-masing bagian dari kepribadian total ini mempunyai fungsi, sifat, komponen, prinsip kerja, dinamisme dan mekanismenya sendiri, namun mereka berinteraksi begitu erat satu sama lain, sehingga sulit untuk memisahkan pengaruhnya dan menilai sumbangan relatifnya terhadap tingkah laku manusia.
§  Id
Id merupakan sistem kepribadian yang asli. Id berisikan segala sesuatu yang secara psikologis diwariskan dan telah ada sejak lahir, termasuk insting-insting.
§  Ego
Ego timbul karena kebutuhan-kebutuhan organisme memerlukan transaksi-transaksi yang sesuai dengan dunia kenyataan objektif.
§  Superego
Superego merupakan perwujudan internal dari nilai-nilai dan cita-cita tradisional masyarakat sebagaimana diterangkan orang tua kepada anak. Superego adalah wewenang moral dari kepribadian. Perhatiannya yang utama adalah memutuskan apakah sesuatu itu benar atau salah, jadi ia bisa bertindak sesuai dengan norma-norma moral yang diakui dimasyarakat.

Freud mungkin merupakan psikolog pertama yang menekankan aspek-aspek perkembangan kepribadian dan terutama menekankan peranan menentukan dari tahun-tahun awal masa bayi dan kanak-kanak dalam meletakkan struktur watak dasar sang pribadi. Freud berpendapat bahwa kepribadian telah cukup terbentuk dari tahun kelima, dan bahwa perkembangan selanjutnya sebagian besar hanya merupakan elaborasi terhadap struktur dasar tersebut.ia sampai pada kesimpulan ini berdasarkan pengalamannya-pengalamannya dengan pasien-pasiennya yang menjalani psikoanalisis. Secara tidak langsung, eksplorasi-eksplorasi mental mereka menjurus ke arah pengalaman-pengalaman awal masa kanak-kanak, yang sangat berperan terhadap berkembangnya neorosis dikemudian hari.
Kepribadian berkembang sebagai respon terhadap empat sumber tegangan pokok, yaitu: 1. Proses-prosespertumbuhan fisiologis; 2. Frustasi-frustasi; 3. Konflik-konflik, dan; 4. Ancaman-ancaman. Sebagai akibat langsung dari meningkatnya tegangan yang ditimbulkan oleh sumber-sumber, sang pribadi terpaksa mempelajari cara-cara baru untuk mereduksikan tegangan. Proses belajar inilah yang dimaksudkan dengan perkembangan kepribadian.

*   Menurut Erikson, perkembangan berlangsung melalui tahap-tahap yang terdiri dari delapan tahap. Empat tahap pertama terjadi pada masa bayi dan masa kanak-kanak, tahap kelima pada masa adolesen, dan ketiga tahap yang terakhir pada tahun dewasa dan usia tua. Harus dicatat bahwa tahap-tahap yang berurutan itu tidak ditetapkan menurut suatu jadwal kronologis yang ketata. Erikson berpendapat bahwa setiap anak memiliki jadwal waktunya sendiri, karena itu akan menyesatkan kalau ditentukan lama berlangsungnya secara eksak masing-masing untuk setiap tahap.
                               I.            Kepercayaan Dasar vs Kecurigaan Dasar
Tahap pertama kehidupan ini, masa bayi, merupakan tahap ritualisasi numinous. Yang dimaksudkan Erikson dengan numinous adalah perasaan bayi akan kehadiran ibu yang bersifat keramat, pandangannya, pegangannya, sentuhannya, caranya memanggil dengan namanya dan yang lainnya. Interaksi-interaksi yang berulang ini bersifat sangat pribadi namun diritualisasikan dalam kebudayaan. Pengakuan ibu terhadap bayi meneguhkan dan meyakinkan bayi serta hubungan timbal baliknya dengan ibu. Jika tidak ada pengakuan dapat menyebabkan keterasingan dalam kepribadian bayi; sejenis perasaan bahwa ia dipisahkan dan dibuang.

                             II.            Otonomi vs Perasaan Malu dan Keragu-raguan
Pada tahap kedua kehidupan (tahap muskular-anal dalam skema psikoseksual) anak mempelajari apakah yang diharapkan dari dirinya., apakah kewajiban-kewajiban dan haknya disertai pembatasan-pembatasan yang dienakan pada dirinya.

                          III.            Inisiatif vs Kesalahan
Tahap psikososial ketiga ialah tahap inisiatif, suatau masa untuk memperluas penguasaan dan tanggung jawab. Selama tahap ini, anak menampilkan diri lebih maju dan lebih “seimbang” secara fisik maupun kejiwaan.

                          IV.            Kerajinan vs Inferioritas
Pada tahap keempat ini, anak harus belajar mengontrol imajinasinya yang sangat kaya, dan mulai menempuh pendidikan formal. Terjadi pada anak usia 6 tahun sampai dengan pubertas.

                             V.            Identitas vs Kekacauan Identitas
Selama masa adolesen, individu mulai merasakan suatu perasaan tentang identitasnya sendiri, perasaan bahwa ia adalah manusia unik, namun siap untuk memasuki suatu peranan yang berada ditengah masyarakat. Sang pribadi mulai menyadari sifat-sifat yang melekat pada dirinya. Tetapi, karena adanya peralihan yang sulit dari masa kanak-kanak ke masa dewasa, maka selama tahap pembentukan identitas seorang remaja, mungkin mearasakan penderitaan paling dalam dibandingkan pada masa lalu akibat kekacauan identitas. Biasanya terjadi pada anak usia 10-20 tahun.

                          VI.            Keintiman vs Isolasi
Dalam tahap ini, orang-orang dewasa awal siap dan ingin menyatukan identitasnya dengan orang lain. Mereka mendambakan hubungan yang intim-akrab dan persaudaraan serta siap mengembangkan daya-daya yang dibutuhkan untuk memenuhi komitmen-komitmen ini meskipun mereka harus berkorban.

                        VII.            Generativitas vs Stagnasi
Ciri tahap generativitas adalah perhatian apa yang dihasilkan- keturunan, produk-produk, ide-ide, dan sebagainya serta pembentukkan dan penetapan garis-garis pedoman untuk generasi mendatang.

                     VIII.            Integritas vs Keputusasaan
Tahap terakhir dalam proses epigenetis perkembangan disebut integritas. Integritas paling tepat dilukiskan sebagai suatau keadaan yang dicapai seseorang setelah memelihara benda-benda dan orang-orang, produk-produk dan ide-ide, dan setelah berhasil menyesuaikan diri dengan keberhasilan-keberhasilan dan kegagalan-kegagalan dalam hidup. Meskipun orang yang telah mencapai suatau keadaan integritas menyadari berbagai gaya hidupnya sendiri dan mempertahankannya dari berbagai potensi ancaman. Dengan demikian gaya hidup dan integritas kebudayaan menjadi warisan jiwa.


D.   Kepribadian Sehat ...

Psikologi (kepribadian) sekarang ini mengembangkan pandangan baru mengenai apa yang disebut “kepribadian yang sehat”. Pandangan ini berneda dengan pandangan psikologi yang tradisionalis (psikoanalisa dan behaviorisme). Pada psikologi tradisionalis, konsep tentang sehat merupakan gejala-gejala yang cukup untuk memasukan individu ke dalam kategori gangguan (kepribadian) tertentu. Dengan kata lain, kepribadian sehat bertolak belakang dari apakah individu tersebut berbeda dari mereka yang nyata-nyata terganggu atau tidak.
Pandangan baru dalam memahami kepribadian yang sehat bukan hanya dari segi apakah pribadi tersebut berfungsi secara normal seperti pada umumnya, tetapi lebih menekankan pada apakah potensi-potensi yang dimiliki bisa dikembangkan secara optimal atau tidak. Konsep kepribadian yang sehat sangat penting. Isinya sulit, menantang dan kompleks, penuh dengan hal-hal yang tidak diketahui dan kebenarannya setengah-setengah, dan sudah pasti merupakan suatu mode juga khayalan. Konsep itu menggambarkan topik yang berusaha mencakup – kepribadian manusia.

Sekian penjelasan dan pendapat saya mengenai Kesehatan, semoga bermanfaat bagi semua. Adiooss :)










Siswanto, (2007). Kesehatan Mental : Konsep, Cakupan dan Perkembangannya. Yogyakarta : Andi Yogyakarta

Whitbourne, Susan Kraus,. (2010). Psikologi Abnormal : Perspektif Klinis pada Gangguan Psikologis. Jakarta : Salemba Humanika

Hall, Calvin S, & Gardner Lindzey. (1993). Psikologi Kepribadian 1 : Teori-teori Psikodinamik (Klinis). Yogyakarta : Penerbit Kanisius

Schultz, Duane. (1993). Psikologi Pertumbuhan : Model-model Kepribadian Sehat. Yogyakarta : Penerbit Kanisius

Tugas Kesehatan Mental

A.   SEHAT
Yaaaapp pada kali ini, saya akan membahas mengenai SEHAT. Apa sih sehat itu? Sehat itu tidak sakit haha iya bener sih, tapi disini saya akan menjelaskan secara singkat tapi ‘berisi’ hehe. Kalau menurut saya sih, sehat itu adalah suatu keadaan dimana seseorang tidak menderita suatu penyakit dan tidak mengalami suatu situasi yang membuat dirinya menjadi tidak bersemangat. Coba kita lihat dari Kamus Besar Bahasa Indonesia ya, sehat adalah :
 a 1 keadaan baik seluruh badan serta bagian-bagiannya (bebas dari sakit); waras; 2 mendatangkan kebaikan pada badan; 3 sembuh dari sakit;  4  baik dan keadaan normal (tt pikiran); boleh dipercaya atau masuk akal (tt pendapat, usul, alasan, dsb); berjalan dengan baik atau sebagai mana mestinya (tt keadaan keuangan, ekonomi, dsb); dijalankan dengan hati-hati dan baik-baik (tt politik dsb).
            Freund (1991) dengan mengutip the International Dictionary of Medicine and Biology, mendefinisikan kesehatan sebagai “suatu kondisi yang dalam keadaan baik dari suatu orgasnisme atau bagiannya, yang dicirikan oleh fungsi yang normal dan tidak ada penyakit”,  juga sampai pada kesimpulan bahwa kesehatan sebagai suatu keadaan tidak adanya penyakit. Sedangkan kamus lainnya mengartikan kalau kesehatan mirip dengan pengertian kesehatan yang diungkap oleh Freund, yaitu sebagai: 1. Condition of a person’s body or mind; 2. State of being well and free from illness (Hornby, 1989).
            Jadi, bisa disimpulkan kalau sehat itu adalah suatu kondisi dimana seseorang terbebas dari suatu penyakit, baik secara fisik maupun pikiran.
Naah, dilihat dari pengertian sehat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sehat itu bisa dilihat bukan cuma dilihat dari fisiknya aja, kaya misalnya seseorang kondisi badannya enggak lemah, anggota tubuhnya enggak ada yang terluka, cacat dan berfungsinya alat-alat tubuh secara penuh sehingga seseorang tersebut dapat melakukan aktifitas sehari-harinya. Tapi juga dilihat dari segi psikologis, sosial, pikiran, emosi, dan lain sebagainya. Menurut saya, dimensi-dimensi sehat itu terdiri dari Fisik, Emosi, Sosial, dan Spiritual. Saya jelasin satu-satu yaa.
1.      Dimensi Fisik
Menurut saya, seseorang bisa dinyatakan sehat atau tidaknya itu terlihat dari bagaimana kondisi fisiknya. Bisa terlihat dengan jelas jika orang tersebut sedang terluka atau salah satu anggota badannya tidak berfungsi dengan baik, maka orang tersebut bisa dikategorikan sebagai orang yang sakit. Walaupun, belum tentu orang yang sedang sakit akan menunjukan perilakunya sebagai orang sakit. Karena banyak juga orang-orang yang pandai menyembunyikan rasa sakitnya.

2.      Dimensi Emosi
Disini, seseorang bisa terlihat sehat apabila emosinya stabil. Dia tidak mempunyai gangguan-gangguan tertentu terhadap emosi dan moodnya, seperti bipolar, distimik dan lain-lain. Serta tidak ada gangguan terhadap kecemasan-kecemasan atau ketakutan-ketakutan yang dapat mempengaruhi moodnya.

3.      Dimensi Sosial
Pada dimensi ini, seseorang termasuk golongan orang yang sehat apabila dia bisa berkomunikasi dengan orang lain dengan baik. Bersikap tidak sombong, terbuka dan tidak menunjukan adanya sifat-sifat tercela yang dapat membuat orang lain merasa risih atau il-feel dengan kita. Dan yang terakhir,

4.      Dimensi Spritiual
Dimensi ini bukan hanya mengenai sisi kerohanian seseorang. Sisi tersebut juga perlu diperhatikan, kita kan menjadi orang yang sakit jika tidak bisa mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. Tapi sisi spiritual yang akan saya jelaskan adalah dalam bidang semangat. Dorongan. Kita termasuk dalam orang yang sehat jika kita mempunyai semangat dan dorongan dalam diri kita. Kita selalu mempunyai passion yang besar untuk diri kita. Tetapi jika kita kalah dan menjadi seseorang yang lemah, maka dengan sendirinya kita termasuk sebagai orang yang sakit.


B.   SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN MENTAL

Sejarah mengenai perkembangan kesehatan mental, terutama di Amerika dan Eropa.
1.      Gangguan Mental Tiak Dianggap Sebagai Sakit

§  Tahun 1600 dan sebelumnya
Dukun asli Amerika (Indian), sering juga disebut sebagai “penyembuh”, (healer, shaman) orang yang mengalami gangguan mental dengan cara memanggil kekuatan supra natural dan menjalani ritual penebusan dan penyucian.

§  Tahun 1962
Di Amerika orang yang bergangguan mental saat itu sering dianggap terkena sihir/guna-guna atau dirasuki setan. Itu semua karena mendapatkan pengaruh dari imigran Eropa yang beragama Nasrani. Ini merupakan penjelasan yang diterima secara umum sehingga masyarakat takut dan membenci mereka yang dianggap memiliki kekuatan sihir. John Locke (1960) dalam tulisannya yang berjudul An Essay Concerning Understanding, menyatakan bahwa terdapat derajat kegilaan dalam diri setiap orang yang disebabkan oleh emosi yang memaksa orang untuk memunculkan ide-ide salah dan tidak masuk akal secara terus menerus.

2.      Gangguan Mental Dianggap Sebagai Sakit

§  Tahun 1724
Takhayul yang hidup dimasyarakat berkaitan dengan sakit jiwa dipatahan dengan oleh Pendeta Cotton Mather (1663-1728) dengan memajukian penjelasan secara fisik mengenai sakit jiwa itu sendiri.

§  Tahun 1812
Benjamin Rush menjadi suatu pengacara yang menangani masalah penanganan secara manusiawi untuk penyakit mental dengan publikasinya yang berjudul Medical Iquiries and Observation Upon Diseases of the Mind. ini merupakan buku tes psikiatri peratama Amerika.

§  Tahun 1843
Kurang lebih terdapat 24 rumah sakit, tapi hanya 2.561 tempat tidur yang tersedia untuk menangani penyakit mental di Amerika Serikat.

§  Tahun 1908
Clifford Beers (1876-1943) menderita manis depresif pada tahun 1900. Dia mengalami gangguan setelah sakit dan saudara laki-lakinya meninggal. Setelah mencoba bunuh diri, dia masuk ke rumah sakit mental swasta di Connecticut. Dia menjadi subjek penanganan yang tidak manusiawi dan mengalami penyiksaan fisik dan mental dirumah sakit. Pada tahun 1908 dia menulis buku yang berjudul A Mind That Found Itself, merupakan lapran pengalamannya sendiri sebagai pasien sakit mental. Beers kemudian mendirikan Masyarakat Connecticut untuk Mental Higiene yang kemudian pada tahun berikutnya berubah menjadi Komite Nasional untuk Mental Higiene (the National Committe for Mental Higiene), yang merupakan pendahulu Asosiasi Kesehatan Mental Nasional (National Mental Health Association) sekarang ini.

§  Tahun 1909
Sigmund Freud mengunjungi Amerika dan mengajar psikoanalisa di Universitas Clark di Worcester, Massachusetts.

§  Tahun 1910
Emil Kraplin pertama kali menggambarkan penyakit Alzhaimer. Dia juga mengembangkan alat tes untuk mendeteksi danya gangguan epilepsi.

§  Tahun 1918
Asosiasi Psikoanalisa Amerika membuat aturan bahwa hanya orang yan telah lulus dri sekolah kedokteran dan menjalankan praktek psikiatri yang dapat menjadi calon pelatihan psikoanalisa.


§  Tahun 1930-an
Psikiater mulai menginjeksikan insulin yang menyebabkan shock dan koma sementara sebagai suatu treatmen untuk penderita schizofrenia.



§  Tahun 1940-an
Elektroterpi, yaitu terapi dengan cara mengaplikasikan listrik ke otak. Pertama kali digunakan di rumah sakit Amerika untuk menangani penyakit mental. Pada tahun 1940-1950 dimulainya perawatan masyarakat bagi penderita gangguan mental di Inggris.

§  Tahun 1947
Fountain House di New York City memulai rehabilitasi psikiatrik untuk orang yang mengalami sakit mental.

§  Tahun 1960-an
Media Inggris mulai mengungkpkan kesehatan mental dengan menamplkan orang-orang yang pernh mengalami sakit mental untuk menceritakan pengalaman mereka. Pada masa ini hal yang tabu berkaitan dengan gangguan mental mulai dibuka dan dibicarakan secara umum.

3.      Gangguan Mental Diangap Sebagai Bukan Sakit

§  Tahun 1961
Thomas Szasz membuat tulisan yang berjudul The Myth of Mental Illness, yang mengemukakan dasar teori yang menyatakan bahwa “sakit mental” sebenarnya tidak betul-betul “sakit”, tetapi merupakan tindakan oang yang secara mental tertekan karena harus bereaksi terhadap lingkungan.

§  Tahun 1962
Ada 422.000 orang yang tinggal dirumah sakit untuk perawatan psikiatris di Amerika Serikat.

§  Tahun 1980
Munculnya perawatan yang terencana, yaitu dengan opname dirumah sakit dalam jangka waktu yang pendek dan treatmen masyarakat menjadi standar bagi perawatan penyakit mental.


Siswanto, (2007). Kesehatan Mental : Konsep, Cakupan dan Perkembangannya. Yogyakarta : Andi Yogyakarta
Whitbourne, Susan Kraus,. (2010). Psikologi Abnormal : Perspektif Klinis pada Gangguan Psikologis. Jakarta : Salemba Humanika

Kamis, 29 Desember 2011

Membahas jurnal yang berkaitan antara psikologi dan internet

          Helloo Hollaa haha akhirnya saya buka lagi blog ini setelah hampir sebulan kemarin saya sibuk dengan uts dan liburan yuhhuuu. Hari ini saya mau ngebahas jurnal baru saya baca dari internet. Judulnya adalah Peranan Kesepian dan Kecenderungan Internet Addiction Disorder Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Universitas Gunadarma.
          Dalam jurnal ini dijelaskan bahwa setiap individu adalah berbeda dan tidak semuanya dapat menjalin hubungan sosial dengan baik, tanpa rintangan yang berarti. Kegagalan atau hambatan dalam interaksi sosial yang memuaskan dapat mengakibatkan seseorang merasa terisolasi dan kesepian serta dapat menimbulkan akibat-akibat yang tidak baik (Weiss dalam Peplau dan Perlman, 1982). Kemudian pengertian kesepian itu sendiri merupakan kondisi yang tidak menyenangkan dan berdasarkan pengalaman hunungan dengan tidak mencukupinya kebutuhan akan bentuk yang akrab atau imitasi (Sullivan dalam Peplau dan Permas, 1982).
           Internet Disorder merupakan suatu kelainan yang muncul pada orang yang merasa bahwa dunia maya pada layar komputernya lebih menarik daripada dunia kenyataan pada kehidupannya sehari-hari (Orzack, 1999 dalam http://www.mhsource.com).
           Berdasarkan jurnal-jurnal diatas, saya menyimpulkan bahwa seseorang yang merasa kesepian kemudian bertemu dengan teknologi-teknologi akan membuat dia menjadi merasa lebih nyaman dan merasa lebih senang untuk bermain didunia maya daripada didunia yang nyata. Mungkin hal ini disebabkan karena individu tersebut merasa kurang nyaman atau dalam kehidupan nyatanya tidak sesuai dengan apa yang diinginkannya. Sekarang ini banyak remaja yang lebih banyak menghabiskan waktunya didepan layar komputer atau pada layar smart phone dan sejenisnya dibandingkan mengobrol dengan orang lain. Mereka merasa lebih terhibur dengan berada didunia maya dibandingkan dikehiduan nyata.
          Sebenarnya, dengan adanya internet yang sekarang ini sudah dengan mudah bisa kita jangkau dimana saja sangat menguntungkan semua orang, tetapi ada pula sisi negatifnya. Berdasarkan jurnal yang saya baca, sebenarnya tidak ada hubungan antara kesepian dengan prestasi belajara mahasiswa itu sendiri, tetapi menurut saya sebenarnya ada. Dengan adanya rasa kesepian dalam diri seseorang yang membuat ia merasa malas untuk bersosialisasi dengan kehidupan nyata, itu akan menyebabkan individu tersebut lebih banyak menghabiskan waktu didepan layar komputer dibandingkan untuk membuka buku pelajaran atau mengobrol dengan teman untuk membahas mata kuliah. Jika itu terjadi, maka otomatis prestasi belajar individu tersebut menjadi menurun.
           Oleh sebab itu, sebaiknya individu-individu yang mempunyai perasaan kesepian harusnya bisa menghilangkan perasaan tersebut dengan cara selalu berfikir positif dalam kehidupan nyata. Tidak selalu semua yang kita inginkan berjalan dengan baik dalam kehidupan nyata. Menghabiskan waktu dudepan layar komputer sebenarnya tidak salah, tetapi jangan sampai kehidupan dilayar komputer tersebut lebih menyenangkan dibandingkan dikehidupan nyata.


Sumber: http://research.mercubuana.ac.id/proceeding/Didin_111-120.pdf

Minggu, 27 November 2011

Manfaat Internet dalam Bidang Psikologi

Yaaa akhirnya kita sampai pada tugas softskill berikutnya. Tugas kali ini adalah tentang Kegunaan Internet dalam Bidang Psikologi. Jaman sekarang internet sudah bukan hal baru buat orang-orang di Indonesia dan juga di dunia. Mau cari apapun di internet pasti ada. Mulai dari foto, lagu, video, gambar-gambar apapun pasti ada sampai buat nyari temen-temen lama juga bisa. Apalagi didorong dengan adanya Wi-Fi dan modem yang memberikan kemudahan bagi penggunanya. Jadi ga perlu repot-repot bawa sambungan kabel lagi.

Nah, yang akan saya bahas disini adalah pencarian lowongan pekerjaan di internet. 


Saat ini mencari pekerjaan merupakan hal yang agak sulit, apalagi jika kita tidak mempunyai skill-skill atau kemampuan-kemampuan khusus dalam bidang tertentu. Dulu sebelum ada internet, jika kita ingin melamar pekerjaan, kita harus membeli koran-koran yang menyediakan lowongan pekerjaan pada kolom-kolom tertentu. Memilih-milih pekerjaan tersebut kemudian buru-buru membuat surat lamarannya. Akan lebih mudah dan menghemat energi jika surat tersebut boleh dikirim lewat pos, tetapi jika surat lamaran tersebut harus dikirimkan oleh kita sendiri, alangkah beratnya. Apalagi jika alamat kantornya kita belum terlalu tau, itu akan membuang-buang energi. 

Maka dari itu, sekarang ini banyak terdapat situs-situs untuk mencari pekerjaan di internet. Dengan mudah kita dapat menemukan pekerjaan sesuai dengan bidang kita. Jika dulu kita harus menulis surat lamaran dengan tangan, tulisan tersebut harus rapi dan tidak boleh ada coretan atau tipe-x, berbeda dengan sekarang. Kita tinggal mengirimkan CV ke alamat e-mail kantor yang akan kita lamar lalu tunggu panggilan. Sangat mudah dan tidak memerlukan waktu yang lama. Bahkan pekerjaan tersebut bisa disambi dengan mengecek facebook, twitter ataupun tumblr. 

Kita juga bisa memasukan iklan tentang diri kita sendiri, dan para perusahaan yang akan menghubungi kita.

Lalu ada pula berbagai macam artikel yang memberikan saran-saran bagi kita pada saat melamar pekerjaan.

Tetapi disamping kelebihan-kelebihan yang saya sebutkan diatas, ada juga kelemahannya. Seorang pencari pekerjaan di internet mungkin akan lebih tertarik membuka situs-situs lain dibandingkan membuka situs lowongan pekerjaan. Lalu adanya kemungkinan penipuan terhadap lowongan pekerjaan tersebut, dan adanya ketidak jelasan dari sumber-sumber informasi yang tertera pada lowongan pekerjaan.

Sekian penjelasan saya tentang dampak-dampak yang bisa diberikan oleh adanya situs lowongan kerja di internet. Semoga bermanfaat. Kurang lebihnya mohon maaf. Adios :)









sumber:

http://www.lowongan-pekerjaan.com/mos/Frontpage/

Rabu, 02 November 2011

Analisis Kepribadian Seseorang Melalui Dunia Maya

Pada tugas blog kali ini saya mendapatkan tugas untuk menganalisis seseorang berdasarkan media-media social network yang sedang marak saat ini seperti Twitter, Facebook, Blog dan semacamnya. Awalnya saya bingung akan menganalisis kepribadian siapa, tetapi tiba-tiba muncul ide dari teman saya yang bernama Septria Utami untuk menganalisis seseorang yang akhir-akhir ini namanya sangat meroket didunia per-Twitter-an. Ia berencana untuk menganalisis kepribadian seseorang yang bernama asli Muhammad Arief atau yang lebih dikenal sebagai @poconggg dan saya pun akhirnya memutuskan untuk menganalisis kepribadian seseorang yang bernama Raditya Dika.



Awalnya saya tidak mengenali dan mengetahui siapa itu Raditya Dika, apa yang telah dilakukannya sehingga saat itu (saya kelas 1 SMA) membuat teman-teman dikelas saya menggandrunginya, dan apa yang telah membuat ia terkenal saat itu. Lalu saya diberitahu oleh teman saya bahwa Raditya Dika awalnya adalah seorang penulis blog dengan isi cerita yang sangat konyol. Lalu lama kelamaan ia pun menulis buku pertamanya yang berjudul 'Kambing Jantan'. Dari judulnya saja sudah terlihat bahwa ia memang mempunyai rasa humor yang tinggi.


Dilihat sekilas, dia memang terkesan orang yang kalem, serius, tidak banyak omong dan bercanda. Dan sepertinya ia juga lebih banyak menghabiskan waktu untuk membaca buku-buku. Karena sebelumnya ia pernah bekerja disalah satu televisi swasta yang mungkin mengharuskan ia untuk bersikap serius. Tetapi jika kita telah membca blognya dan buku-bukunya, kita tidak akan menyangka kalau dia adalah orang yang sangat konyol, aneh dan absurd. Ada suatu cerita dalam salah satu bukunya, Radit sedang membagi-bagikan Royalty buku kepada adik-adiknya sebagai warisan saat ia meninggal kelak. Kemudian ada salah satu adiknya yang bernama Edgar bertanya kepada abangnya "Royalty itu apa bang?" dijelaskanlah pengertian Royalty kepada adiknya. Beberapa saat kemudian Edgar kembali lagi dan bertanya "Bang, abang kapan mati? Aku ga punya duit nih."
Dari cerita diatas sudah terlihat bahwa bukan hanya dia yang konyol, tetapi juga keluarganya yang lain.




Namun, walaupun ia memiliki kelakuan yang sangat konyol, banyak juga para followers yang memfollow twitternya. Bahkan sampai jutaan followers. Padahal kalau ada followers yang bertanya tentang hal-hal yang serius, radit tidak pernah membalasnya dengan serius juga.



Lebih parahnya lagi, banyak followers yang menuliskan twit kepadanya hanya untuk dicela. Entah itu masalah avatar pada twitter atau pun masalah-masalah lainnya yang sebenarnya sangat aneh. Tapi justru itulah kelebihan dari Raditya Dika. Ia juga sering mengadakan talk-show ke sekolah-sekolah ataupun toko buku-toko buku di seluruh Indonesia. Dan juga, sekarang-sekarang ini Radit sedang aktif mengisi acara di Metro tv dan di acara stand up comedy.




Inilah beberapa judul buka dari Raditya Dika yang diminati para penggemarnya dikalangan remaja.

































Mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang menyenangkan :)


sumber:
http://twitter.com/#!/radityadika
http://radityadika.com/
http://www.google.co.id/

Selasa, 04 Oktober 2011

Internet

Dewasa ini masyarakat indonesia sudah tidak asing lagi dengan adanya modernisasi dan globalisasi. Darinya keduanya telah membawa pengaruh dan dampak positif maupun negatif. Walaupun seringnya telah membawa dampak negatif, tetapi masyarakat Indonesia khusunya remaja pada umumnya tetap berkiblat kepada globalisasi modernisasi yang sering merubah gaya hidup, fashion dan cara pandang hidup mereka. Keduanya juga telah membawa perubahan dan pembaruan dalam bidang tekhnologi, fashion, budaya dan lain-lain. Yang akan saya bahas disini adalah salah satu tekhnologi yang sudah menjadi suatu bagi sebagian ataupun seluruh masyarakat Indonesia.

Internet atau kepanjangannya dari Interconnected Network adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif. Sejarah internet Indonesia dimulai pada awal tahun 1990-an. Saat itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa di antara para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia pada perkembangannya kemudian yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktivitasnya, terutama yang melibatkan perdagangan Internet. Sejak 1988, ada pengguna awal Internet di Indonesia yang memanfaatkan CIXCompuserve (AS) untuk mengakses internet. Berdasarkan catatan whois ARIN dan APNIC, protokol Internet (IP) pertama dari Indonesia, UI-NETLAB (192.41.206/24) didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia di tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputerKOMPAS berjudul "Jaringan komputer biaya murah menggunakan radio" di bulan November 1990. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahasiswa Elektro ITB di tahun 1989. Di sekitar tahun 1994 mulai beroperasi IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia. Pada waktu itu pihak POSTEL b di Indonesia. Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat dilihat di beberapa artikel di media cetak seperti elum mengetahui tentang celah-celah bisnis Internet & masih sedikit sekali pengguna Internet di Indonesia. Sambungan awal ke Internet dilakukan menggunakan dial-up oleh IndoNet, sebuah langkah yang cukup nekat barangkali. Lokasi IndoNet masih di daerah Rawamangun di kompleks dosen UI, kebetulan ayah Sanjaya adalah dosen UI. Akses awal di IndoNet mula-mula memakai mode teks dengan shell account, browser lynxpine pada server AIX. Mulai 1995 beberapa BBS di Indonesia seperti Clarissa menyediakan jasa akses Telnet ke luar negeri. Dengan memakai remote browser Lynx di AS, maka pemakai Internet di Indonesia bisa akses Internet (HTTP). Perkembangan terakhir yang perlu diperhitungkan adalah trend ke arah e-commerce dan warung internet yang satu & lainnya saling menunjang membuahkan masyarakat Indonesia yang lebih solid di dunia informasi. Rekan-rekan e-commerce membangun komunitasnya di beberapa mailing list utama seperti warta-e-commerce@egroups.com, mastel-e-commerce@egroups.com, e-commerce@itb.ac.id & i2bc@egroups.com.

Sedangkan sejarah kemunculan dan perkembangan Internet didunia dimulai pada:

Tahun 1962
Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency(DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET, yang tak lain untuk menghindari pemusatan informasi di satu titik yang dipandang rawan untuk dihancurkan apabila terjadi peperangan. Dengan cara ini diharapkan apabila satu bagian dari jaringan terputus, maka jalur yang melalui jaringan tersebut dapat secara otomatis dipindahkan ke saluran lainnya.

Tahun 1970
Sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.

Tahun 1972
Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @juga diperkenalkan sebagai lambing penting yang menunjukkan “at” atau “pada”.

Tahun 1973
Jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat. Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Tahun 1976
Tepatnya tanggal 26 Maret 1976, merupakan hari bersejarah, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network.

Tahun 1979
Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET.

Tahun 1981
France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.

Tahun 1982
Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun ini dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.

Tahun 1984
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka di tahun ini diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.

Tahun 1988
Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan.
Tahun 1990
Merupakan  tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.

Tahun 1992
Komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet.

Tahun 1994
Situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.

Sekarang ini internet telah menjadi suatu hal yang biasa bagi kalangan masyarakat di Indonesia. Dengan mudah internet dapat diakses dimana saja dan kapan saja. Tidak hanya memakai komputer pc lengkap, tetapi juga bisa dengan menggunakan handphone. Agar bisa menjelajah diinternet juga tidak harus membawa modem ang berukuran besar. Sekarang ini banyak terdapat modem-modem yang berwujud seperti USB, bahkan ada juga suatu alat yang dinamakan Wi-Fi yang bisa digunakan untuk melakukan browsing tanpa perlu memasang kabel ke komputer.
Hanya dengan menggunakan internet, kita dapat mengetahui segala macam informasi baik dari dalam dan luar negeri. Di internet juga kita bisa mencari tugas, gambar, musik, mengirim e-mail ke luar negeri tanpa harus mengeluarkan biaya yang banyak. Internet juga mempermudah kita menemukan teman-teman lama dengan adanya jejaring social seperti Friendster, Facebook, Twitter dan lain-lain. Lalu diinternet pula kita bisa melakukan transaksi jual beli yang sangat mempermudah kita untuk menghemat waktu. Namun disamping kelebihan yang telah saya sebutkan diatas, ada juga kelemahan-kelemahannya. Banyak anak-anak yang masih berseragam sekolah lebih bnayak menghabiskan waktu untuk ngenet dan juga bermain game online daripada belajar. Adanya tangan-tangan jahil dari orangorang yang tidak bertanggung jawab, seperti hacker yang bisa merusak kerahasiaan e-mail kita. Dan juga maranya pornografi yang dapat dengan mudah didapatkan diinternet. Jadi secanggih-canggihnya suatu alat tekhnologi, pastilah tekhnologi tersebut memiliki kekurangan. Dan berhati-hatilah dengan kekurangannya.



Sumber: 
http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet_Indonesia (Inggris) dan dan email client
http://anriz.com/sejarah-internet-dunia/

Selasa, 10 Mei 2011

Tekhnologi Mesin Cuci


Mesin cuci merupakan alat tekhnologi yang dapat membantu kita menyelesaikan masalah-masalah rumah tangga. Terutama soal pencucian baju. Mesin cuci bisa membuat kita menghemat waktu dalam melakukan pencucian baju. Kita tidak perlu repot-repot menyikat, membilas dan mengeringkan dengan tangan kita. Karena, kita tinggal memasukan baju-baju kotor lalu menaruh sabun kemudian setel waktunya. Dengan demikian baju-baju tersebut akan bersih dan kita tinggal menjemurnya.

Ada jenis mesin cuci dengan bukaan atas (top loading) atau mesin cuci dengan bukaan depan (front loading). Untuk mesin cuci dengan bukaan atas terbagi lagi atas 2 tabung dan 1 tabung. Perbedaan ini bukan hanya pada letak bukaan (tempat anda memasukkan pakaian) tetapi berbeda pula dalam hal penggunaan air, listrik, teknologi dan hasil dari pakaian yang dicuci.

Pertama, kita lihat dulu apa perbedaan antara mesin cuci bukaan atas 2 tabung dan 1 tabung. Bila mesin cuci dengan 2 tabung, tempat untuk mencuci dan mengeringkan dalam tabung yang berbeda. Pada jenis ini selama proses pencucian, ada baling-baling di dasar tabung yang berputar dan melakukan proses pencucian. Sedangkan pada 1 tabung, tabung untuk mencuci dan mengeringkan dilakukan dalam tabung yang sama. Tabung ini juga ikut berputar saat proses pencucian.

Dalam hal penggunaan air, mesin cuci dengan bukaan atas menggunakan air lebih banyak daripada mesin cuci bukaan depan. Hal ini karena pada mesin cuci bukaan atas, air harus diisi sampai penuh baru mesin dijalankan. Sedangkan pada mesin bukaan depan, air akan dikeluarkan secara sedikit-sedikit selama proses pencucian. Untuk listrik yang dipakai pada mesin cuci bukaan atas atau bukaan depan, secara umum hampir sama yaitu sekitar 300 W bila menggunakan air biasa. Pada mesin cuci bukaan depan, ada tambahan fasilitas untuk mencuci dengan air panas tetapi listrik yang dibutuhkan sekitar 2000 W.

Perbedaan yang paling dasar dari kedua jenis mesin cuci ini adalah teknologi yang dipakai. Mesin cuci bukaan atas karena perputarannya secara horisontal menyebabkan air yang ada di dalamnya membentuk pusaran air yang menyebabkan pakaian saling melilit. Sebaliknya, mesin cuci bukaan depan berputar secara vertikal menyerupai perputaran roda menyebabkan pakaian selalu jatuh ke bawah sehingga pakaian tidak saling melilit. Hasil pencucian mesin cuci bukaan depan lebih baik dari mesin cuci bukaan atas, karena teknologi yang digunakan sama seperti pakaian dibanting-banting. Tingkat kekeringan yang dihasilkan pada mesin cuci jenis ini mencapai 95% sedangkan mesin cuci bukaan atas hanya menghasilkan 70% tingkat kekeringan.


Sumber: 

http://dynno59.blogspot.com/2010/05/sejarah-mesin-cuci.html